Maskapai penerbangan Emirat menangguhkan penerbangan ke dan dari Arab Saudi menyusul keputusan Riyadh untuk menangguhkan semua penerbangan komersial internasional
Peretasan dilakukan pada bulan Juli dan Agustus dengan memanfaatkan zero-click iMessage yang disebut Kismet
Kemenkes Arab Saudi mengatakan, lebih dari 440.000 orang telah mendaftar melalui aplikasi Sehaty untuk menerima vaksin COVID-19.
Arab Saudi, Kuwait, dan Oman menutup perbatasan mereka dan menangguhkan penerbangan komersial karena kekhawatiran tentang jenis virus corona baru.
Koalisi yang dipimpin Arab Saudi telah mencegah masuknya peralatan medis canggih sejak Maret 2015, ketika Riyadh bersama dengan beberapa sekutunya menyerbu Yaman untuk membawa rezim yang didukung Riyadh kembali berkuasa.
Semua wilayah mencatat jumlah kasus baru di bawah 50. Riyadh memiliki 40 kasus, Makkah 39 dan Madinah 30. Ada 156 pemulihan yang tercatat, sehingga jumlah total menjadi 351.878.
Kelompok Palestina Hamas menuding Uni Emirat Arab (UEA) mendukung pendudukan Israel yang melanggar hak-hak Palestina.
Jalur masuk ke Kerajaan melalui pelabuhan darat dan laut juga telah ditangguhkan dan periode ini dapat diperpanjang seminggu lagi. K
Kesengsaraan ekonomi Arab Saudi akan berlanjut menyus kerajaan Teluk mencatat kontraksi kelima berturut-turut.
Pengiriman pertama vaksin Pfizer-BioNTech tiba di Kerajaan pada Rabu (16/12) ketika negara tersebut memulai dorongan inokulasi untuk mengakhiri wabah.