Mereka diduga terlibat suap penanganan perkara di Pengadilan Negeri Surabaya.
Para pihak itu diringkus lantaran diduga terlibat dalam transaksi suap terkait penanganan perkara di Pengadilan Negeri Surabaya
"Diduga sengaja menghindar dari kejaran tim KPK," ujar Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron.
Negara Asia Tenggara itu sebelumnya telah mendeteksi lebih dari 70 kasus varian yang sangat menular di antara orang-orang yang dikarantina yang memasuki Vietnam dari luar negeri.
Terbit Rencana diduga menerima suap sebesar Rp 786 juta dari Muara Perangin Angin.
Terbit dengan mengenakan baju berwarna coklat gelap telah tiba di Gedung Merah Putih KPK Jakarta pada pukul 23.54 WIB, Rabu (19/1).
Itong diduga menerima uang Rp140 juta terkait pengurusan perkara di Pengadilan Negeri Surabaya.
Kedua saksi fakta menyampaikan bahwa tidak pernah mendengar Didit memerintahkan kliennya untuk tidak hadir penyidikan mereka dalam kasus LPEI. Saksi malah mengetahui bahwa Didit meminta para kliennya agar menghadiri penyidikan yang sedang dilakukan oleh Kejaksaan Agung.
Para pihak yang ditangkap itu ialah Bupati Langkat, Terbit Rencana Perangin Angin dan beberapa pejabat aparatur sipil negara (ASN).
"Saat ini tujuh orang yang ditangkap di Kabupaten Langkat Sumatra Utara segera dibawa menuju Gedung Merah Putih Jakarta,"