Peneliti Senior Asosiasi Promosi Pertukaran Ekonomi dan Teknologi Internasional Korea Utara (Korut), Kang Hyon Chol menyebut bantuan kemanusiaan Amerika Serikat (AS) ibarat `Udang di Balik Batu`.
Berat badan Kim dilacak oleh agen mata-mata untuk wawasan tentang rezim otokratis dan rahasia di Pyongyang, terutama karena keluarganya memiliki riwayat penyakit jantung.
Mulai Senin, pembatasan COVID-19 akan diperketat ke tingkat seketat mungkin di Seoul dan wilayah tetangga untuk pertama kalinya, kata Korea Selatan pada Jumat, ketika rentetan rekor kasus baru mengipasi kekhawatiran.
Rata-rata orang buang air besar sekitar 500 gram sehari, yang dapat diubah menjadi 50 liter gas metana, kata insinyur lingkungan itu.
Korea Selatan dengan cepat mendistribusikan vaksin COVID-19 yang dimilikinya, walaupun masih berjuang untuk mendapatkan dosis yang cukup tepat waktu di tengah pasokan global yang ketat, terutama di Asia.
Negara miskin, yang berada di bawah berbagai sanksi internasional atas senjata nuklir dan program rudal balistiknya, telah lama berjuang untuk memberi makan dirinya sendiri, menderita kekurangan makanan kronis.
Kesepakatan itu dicapai beberapa minggu setelah Palestina menolak satu juta dosis vaksin dari Israel, yang dinilai masa berlakunya sudah hampir habis.
Demam K-Pop di Thailand rupanya membawa berkah tersendiri bagi para sopir tuk-tuk, becak ala Thailand, yang terdampak pandemi Covid-19.
Kesehatan Kim Jong-un disoroti setelah muncul analisis yang menyebutkan bahwa pemimpin otoriter berusia 37 tahun itu telah kehilangan banyak berat badan.