Tahun 2022 Garuda Indonesia berhasil membukukan laba usaha sebesar US$ 3,8 miliar yang mana capaian tersebut salah satunya merupakan hasil pencatatan laba buku hasil restrukturisasi
Pendapatan perseroan juga mengalami pertumbuhan sebesar 23,11% menjadi Rp615,19 miliar, dari sebelumnya sebesar Rp499,67 miliar
Kredit Bank OCBC NISP tumbuh 12% YoY menjadi Rp142,3 triliun per akhir semester I 2023
Angkasa Pura I mencatat telah melayani 52,3 juta penumpang
Dividen ini didorong transformasi perseroan sepanjang 2022 hingga mencetak laba tertinggi sepanjang masa sebesar Rp585 miliar
Pendapatan 2022 telah melampaui dari total pendapatan dalam kondisi normal sebelum Covid-19 di tahun 2019 sebesar Rp3,328 triliun
Rp177,2 miliar akan digunakan untuk menambah modal kerja dan akan dibukukan sebagai laba ditahan
Laba Jumbo Pertamina, Wakil Ketua MPR: Kinerja Positif Menuju Kemandirian Energi
Dana dividen diambil dari laba bersih 2022 yang mencapai Rp20,75 triliun
Adapun, besaran dividen yang dibagikan setara 51,7% dari laba bersih tahun buku 2022 yang sebesar Rp1 triliun