Untuk menyukseskan program nasional mencegah Stunting pada balita, Pemprov Bali melakukan Penilaian Kinerja Kabupaten/Kota dalam Intervensi Penurunan Stunting Terintegrasi Tahun 2019 di ruang rapat Cempaka, Bappeda Litbang Prov Bali, Denpasar, Rabu (21/8).
Penelitian menyebutkan, balita stunting berkontribusi terhadap 1,5 juta kasus kematian anak balita di dunia dan menyebabkan 55 juta anak kehilangan masa hidup sehat setiap tahun.
Stunting saat ini merupakan salah satu masalah gizi yang menjadi fokus untuk ditanggulangi. Berdasarkan hasil Riskesdas Tahun 2018, prevalansi stunting balita di Indonesia masih 30,86 persen, sedang di Bali sebesar 21,9 persen.
Pembuatan RUTF lokal dapat dikembangkan dan diadopsi dalam program intervensi gizi balita.
RUTF menggunakan bahan makanan lokal terbukti dapat diterima khususnya keluarga yang mempunyai balita kurus dan sangat kurus.
Bagaimana jika perjalanan mudik harus dilakukan bersama dengan balita? Wah, semakin banyak tantangannya pasti.
Menurut Data Susenas Tahun 2015, provinsi dengan balita mendapatkan pola pengasuhan yang tidak layak angkanya di bawah 10 persen
Pentingnya stimulasi bermain setiap hari oleh keluarga dengan penuh kasih sayang untuk balita.
Mengenalkan buah & sayur pada anak penting karena keduanya mengandung karbohidrat, vitamin, mineral dan serat yang dibutuhkan oleh tubuh.
Menurut data di Jawa Barat masih terdapat sekitar 29,9 persen atau 2,7 juta balita mengalami stunting.