Alhamdulillah senang sekali mendarat di Jogja. Pulang kampung dan hari ini ada kegiatan, pertama Jogja ini adalah satu kota yang dalam sejarahnya selalu mengambil peran penting untuk republik ini. Jadi di saat Jakarta genting, dalam tekanan, Jogja pernah jadi ibukota.
Sistem ini berdasarkan pada garis keturunan bukan berdasarkan pemilihan yang melibatkan rakyat. Berbeda dengan politik dinasti yang pemilihan pemimpinya melalui pemilihan yang melibatkan rakyat secara langsung namun, sengaja dikuasai oleh satu keluarga saja dengan tujuan kepentingan keluarga tersebut.
Ucapan Ade Armando terkait DI Yogyakarta yang menghina dan menyinggung perasaan masyarakat Yogyakarta, menandakan Ade Armando tidak tahu sejarah. Ini jelas ya, DI Yogyakarta itu sudah diatur Undang-Undang.
Para awak media berkesempatan merasakan kenyamanan berkendara sekaligus mengeksplor fitur inovatif di balik kemudi menunggangi Mitsubishi XFORCE dari Yogyakarta hingga Kota Semarang
Spanduk yang bertuliskan: Ade Armando Penista UU Keistimewaan Yogyakarta dan Penghina Sejarah Kemerdekaan RI itu salah satunya terpasang di kawasan Starbucks Megaria, Jakarta Pusat. Spanduk juga bertebaran hingga ke kawasan Pasar Baru, Jakarta Pusat.
Kemudian, putusan MK menunjukkan bahwa di Indonesia terjadi kemunduran demokrasi yang perlu kita kroscek terus menerus sebagai sipil maupun mahasiswa.
Tersangka dimaksud yaitu Ketua Kelompok Kerja Pengadaan Pembangunan Stadion Mandala Krida tahun 2016 sampai dengan 2017, Dedi Risdiyanto
Cawapres Koalisi Perubahan Muhaimin Iskandar (Cak Imin) mendapat dukungan mendapat dukungan dari pimpinan pondok pesantren (Ponpes) Al Munawwir dan Ponpes Ali Maksum di Krapyak Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
KPK telah menetapkan Eko Darmanto sebagai tersangka kasus dugaan penerimaan gratifikasi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU).