Dalam sebuah pernyataan, ISIS mengaku bertanggung jawab dan mengatakan salah satu pelaku bom bunuh diri menargetkan penerjemah dan kolaborator dengan tentara AS.
Seruan itu datang ketika Amerika Serikat dan sekutunya mendesak warga Afghanistan untuk meninggalkan bandara Kabul, dengan alasan ancaman serangan ISIS.
Hal ini mengikuti peringatan oleh Presiden AS, Joe Biden dan pejabat pemerintah lainnya tentang ancaman ISIS terhadap operasi evakuasi ketika kerumunan memadati gerbang bandara,
Situasi keamanan di Afghanistan berubah dengan cepat dan pemerintahannya tidak berada di bawah ilusi tentang ancaman dari militan Negara Islam di Afghanistan yang dikenal sebagai ISIS-K (untuk Khorasan).
Anggota Dewan Keamanan PBB prihatin atas ekspansi yang mengkhawatirkan dari kelomok Daesh/ISIS di banyak wilayah, termasuk Afrika.
Ketiganya telah berada di tahanan imigrasi di Turki setelah mereka ditangkap awal tahun ini mencoba memasuki Turki dari Suriah. Pihak berwenang Turki meminta agar Selandia Baru memulangkan keluarga tersebut.
Militan itu ditangkap dalam operasi di Italia pada hari Jumat menyusul informasi intelijen yang dibagikan dengan unit kontra-terorisme Italia.
Keempat pria itu diduga mengirimkan total 30.000 euro dari sebuah agen pengiriman uang di kota Andria, Italia tenggara, kepada 42 pengumpul dana untuk militan, di negara-negara termasuk Serbia, Jerman, Turki, Yordania, Thailand, dan Rusia.
Pertemuan tingkat menteri Koalisi Global untuk Mengalahkan Daesh (ISIS) dimulai di ibukota Italia, Roma