Pasca demo besar-besaran 4 November yang mengepung Istana Negara, presiden Joko Widodo (Jokowi) bergegas melakukan konsolidasi dengan berbagai kekuatan politik didalam negeri
Hubungan kedua negara besar dunia ini sempat tegang, terkait dengan sejumlah masalah. Seperti perang Suriah dan pencaplokan Krimea dari Ukraina oleh Rusia.
Tiga korban dievakuasi dengan kapal Negara (KN) 225 milik Basarnas menuju pelabuhan PT Trans-Pacific Petrochemical Indotama (TPPI).
Hukum Australia mengatur, pencari suaka yang menerobos negara itu melalui perahu akan langsung dikirim ke kamp pengungsi di Pulau Nauru dan Pulau Manus, Papua Nugini.
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menunggu sinyal baik dari Presiden Jokowi untuk mengundang ke Istana Negara.
Moh Mahfud menyatakan bahwa ia juga telah bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi) soal negara gaduh hanya karena seorang Ahok, itu sebagai pernyataan pimpinan ormas-ormas Islam.
Nilai tukar banyak negara melemah terhadap dolar AS, termasuk rupiah
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto akan menemui Presiden Jokowi, di Istana Negara, Kamis (17/11).
Teten mengakui, uang negara telah banyak dikeluarkan untuk proyek itu. Namun, proyek itu mangkrak
Penyebabnya, kata dia, Jokowi terlihat mesra dengan kekuatan faksi negara-negara utara yang meliputi China, Taiwan dan Korea.