Masalah Papua sangat kompleks dan harus diselesaikan dari akarnya, mulai dari persoalan ekonomi, pendidikan, hingga keadilan sosial. Semua kementerian dan komponen bangsa harus turun tangan bersama-sama.
Pemberian dalam bentuk apa pun yang berkaitan dengan jabatan atau layanan pendidikan bukanlah rezeki, melainkan bentuk korupsi
Lestari Moerdijat: Wujudkan Layanan Pendidikan Berkualitas Bagi setiap Warga Negara
Mendes Yandri mengusulkan hasil dari Kopdes Merah Putih untuk disisihkan pada penambahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) yang kemudian dapat dialokasikan untuk pembiayaan pembangunan maupun perbaikan jalan desa.
Setiap tanggal 2 Mei, bangsa Indonesia memperingati Hari Pendidikan Nasional atau Hardiknas, sebuah momentum yang bukan hanya mengenang sejarah pendidikan Indonesia, tetapi juga meneladani sosok visioner di balik peringatan tahunan ini, yakni sosok Ki Hadjar Dewantara.
Hari Pendidikan Nasional atau Hardiknas, yang diperingati setiap tanggal 2 Mei, merupakan sebuah momentum penting untuk menghargai jasa para pendidik serta meneguhkan kembali komitmen terhadap pendidikan yang inklusif dan bermutu.
Peringatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan atau upacara seremonial. Hardiknas merupakan pengingat bagi seluruh komponen dan elemen bangsa Indonesia bahwa pendidikan adalah jantung dari kemajuan sebuah peradaban.
Dalam era digital dan pascapandemi, inovasi dalam dunia pendidikan harus terus didorong agar mampu menjawab tantangan zaman.
Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyepakati pembuatan pedoman nasional pencegahan dan penanganan kekerasan di lingkungan pendidikan kedokteran.
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie mengunjungi lokasi pembangunan Sekolah Menengah Atas (SMA) Unggul Garuda di Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah, Senin (28/4) lalu.