Sultan Syarif Kasim II, raja dari Kerajaan Siak Sri Indrapura menghibahkan mahkota dan hartanya senilai 13 juta gulden atau sekitar Rp1,4 triliun kepala Presiden Soekarno.
Meski telah menangkap para pelaku kerusuhan, Pemerintah Sri Lanka masih mengumumkan kondisi darurat, dan juga menerapkan jam malam.
pemerintah harus bertanggung jawab atas kejadian yang terjadi di negara tersebut.
Dikabarkan lebih dari 200 rumah, toko dan kendaraan telah dibakar dalam tiga hari akibat ketegangan antara umat muslim dan penganut Budha di negara tersebut
kematian seorang pemuda Budha setelah pertengkaran dengan sekelompok Muslim telah memicu kekerasan tersebut.
Sementara pemberontak akhirnya hancur, perpecahan agama Buddha-Muslim telah terjadi dalam beberapa tahun terakhir.
demi mencegah penyebaran kekerasan berlanjut, Pemerintah Sri Langka memerintahkan agar jaringan media sosial diblokir di negara tersebut.
Beberapa nasionalis Buddha juga telah memprotes kehadiran pencari suaka Rohingya Muslim di Sri Lanka dari Myanmar
Pemerintah Sri Lanka sementara waktu memblokir media sosial, Facebook, Instagram dan WhatsApp untuk menghindari penyebaran ujarankebencian di negara tersebut