Eddy saat operasi tangkap tangan (OTT) ditangkap bersama Filipus dengan barang bukti uang sebesar Rp 200 juta.
Eddy juga tercatat memiliki harta berupa logam mulia serta barang-barang seni dan antik senilai Rp 3,3 miliar.
Pembentukan tim kajian elektabilitas Partai Golkar dinilai untuk membenahi partai pimpinan Setya Novanto (Setnov) itu dari sejumlah kasus tindak kejahatan korupsi yang menyandera kadernya.
Setelah tertangkap kasus penggunaan narkoba jenis sabu-sabu, Indrja J Piliang menyatakan pengunduran diri sebagai anggota Partai Golkar dan Anggota Tim Quality Assurance Reformasi Birokrasi Republik Indonesia.
Generasi Muda Partai Golkar akan menyampaikan surat aspirasi kepada Wakil Ketua DPR Fadli Zon untuk segera diteruskan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang gencar-gencarnya melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terkait kasus kejahatan korupsi.
KPK diminta untuk tidak menggantung nasib seseorang yang menjadi tersangka korupsi. Termasuk orang yang menjadi saksi kasus tindak kejahatan korupsi.
DPR akan menghubungi secara langsung pejabat Polri dan juga Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk mempertanyakan perkembangan kasus pemalsuan dan pencurian dokumen.
Partai Golkar akan terus bergejolak selama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak menahan Setya Novanto (Setnov) sebagai tersangka kasus dugaan korupsi e-KTP.
Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto (Setnov) dinilai sedang menunjukkan keberingasan dalam politik.