Kegiatan dengan tema besar `Aksi Cegah Corona` ini bertujuan untuk menekan kasus penularan virus corona baru (Covid-19) di Tanah Air.
Tiga aksi nyata ditunjukkan Satgas Covid 19 DPR RI. Aksi nyata itu adalah mengunjungi Rumah Sakit Hermina Galaxy Bekasi, mengirimkan bantuan ke RSUP dr. Kariadi, Semarang, Jawa Tengah, dan mengurus kedatangan obat-obatan, APD dan Alat Kesehatan lainnya di Bandara Soekarno Hatta.
Wakil Ketua MPR Ahmad Basarah mengajak semua komponen bangsa menjaga dan mewaspadai aksi-aksi yang mengganggu keamanan nasional ketika semua energi bangsa Indonesia tercurah mengatasi pandemi Covid-19.
Masih dalam situasi wabah corona, polisi akan bertindak tegas siapapun yang melakukan perkumpulan. Termasuk rencana aksi May Day.
Komisi III DPR meminta agar aparat kepolisian mengungkap aktor di bali aksi kelompok anarko yang ingin membuat kekacauan di tengah situasi dan kondisi pemerintah yang sedang berupaya mengatasi pandemi Virus Corona.
Iran mengatakan dunia pasti akan memenangkan pertempuran melawan Covid-19 melalui ekspresi dan aksi solidaritas, serta kerja sama internasional yang terkoordinasi dengan baik.
CEO PT Victoria Care Indonesia, Billy Hartono Salim mengatakan, gerakan yang dinamakan Aksi Cegah Corona ini merupakan upayanya untuk turut ambil bagian membantu penyediaan produk yang saat ini sedang dibutuhkan oleh masyarakat Indonesia.
Adanya aksi penolakan di beberapa wilayah atas pemakaman jenazah korban corona, Polda Metro Jaya bentuk tim khusus.
Ade Yasin menegaskan, bila ada warga DKI yang kedapatan tinggal di Vila wilayah Puncak, maka harus mengikuti protokol kesehatan
Aksi tersebut sebagai upaya menyelamatkan ekonomi masyarakat kecil, khususnya para driver ojek online yang mengandalkan pendapatan harian