Sebagaimana disampaikan oleh Pak Dasco (Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad) ini ya bahwa untuk DKI Jakarta ada KIM Plus ya wajar saja, apa yang mau dikomentari. Masa orang melakukan sesuatu PDIP kemudian akan marah.
Ke Pangkalan Jati beli babat, makan bubur sama lotek. Provinsi DKI akan semakin hebat, kalau gubernurnya seorang arsitek.
KIM Plus sudah muncul satu nama, yaitu Ridwan Kamil untuk pilkada DKI Jakarta.
Kita siap bekerja sama dengan siapapun untuk komitmen menjadikan Kabupaten Bogor lebih baik.
Kebersamaan, kolaborasi, Idonesia membutuhkan kolanlborasi, termasuk di Jakarta. Dan PKB selalu mengedepankan kebersamaan.
Ya betul. Ya kalau membahas ke siapa, mengerucutnya kan nanti kita dengar aja ketum-ketum, nanti tunggu Pak Prabowo pulang ya.
Jadi, tudingan untuk kepentingan pribadi itu, menurut saya, itu tudingan yang melecehkan keputusan paripurna, hak angket.
Nah ini juga tergantung kan nanti ketersediaan anggaran, ketersediaan sarana pendukung seperti ASN, keuangan, dan gedung, gitu.
Kalau dalam kontestasi di pilkada kali ini kan tentunya kita tidak bisa memilih siapa yang menjadi lawan. Karena ketika kemudian kita lihat siapa lawannya kita akan lakukan konsolidasi mencari paslon yang bisa mengimbangi.
Lokasi yang digeledah ialah tiga kantor swasta dan dua rumah.