Penyidik KPK menggeledah 23 lokasi berbeda pada Rabu, 19 Maret 2025 sampai dengan Senin, 24 Maret 2025.
Penggeledahan itu dipastikan tidak berkaitan dengan posisi Febri Diansyah yang kini menjadi penasihat hukum Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.
Penggeledahan tersebut berkaitan dengan kasus TPPU Syahrul Yasin Limpo.
Penggeledahan itu berkaitan dengan penyidikan perkara dugaan suap proyek di PUPR.
Adapun penggeledahan dilakukan setelah penyidik selesai memeriksa mantan pengacara SYL, Rasamala Aritonang.
Penggeledahan di rumah Ridwan Kamil berkaitan dengan dugaan korupsi dana iklan BJB.
Dalam penggeledahan tersebut, sebanyak enam kotak berisi dokumen diamankan untuk proses lebih lanjut.
Penggeledahan berkaitan dengan kasus dugaan korupsi penempatan dana iklan di BJB.
Peluang itu terbuka untuk mengkonfirmasi hasil penggeledahan dari rumah Ridwan Kamil.
Penggeledahan di rumah Ridwan Kamil terkait dugaan korupsi dana iklan BJB.