Anggota DPRD Jawa Timur (Jatim) Multazamudz Dzikri mengungkapkan bahwa Provinsi Jatim kalah dengan empat provinsi lainnya soal ketergantungan terhadap dana transfer pemerintah pusat atau Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Anggota DPRD Jatim dari Komisi C yang membidangi keuangan, Multazamudz Dzikri menilai bahwa diamnya Pemprov menunjukkan ketidaktegasan dalam menyikapi persoalan yang menyangkut kepercayaan publik terhadap institusi perbankan daerah.
Kami berharap ini bisa dikoordinasikan sampai ke bawah, sehingga ke depan ini tidak menjadi satu momok yang mengerikan bagi UMKM kita.
Aanggota DPRD Jawa Timur, Nur Faizin menilai semestinya sebelum melaksanakan persiapan menuju RUPS, pemprov bersama Bank Jatim harusnya terlebih dahulu menyelesaikan persoalan kredit fiktif di Bank Jatim, sehingga bisa mengembalikan kepercayaan publik pada Bank Jatim.
Anggota Komisi C DPRD Jatim Multazamudz Dzikri menyoroti bungkamnya Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, terkait kasus dugaan kredit fiktif di Bank Jatim Cabang Jakarta yang mencapai angka fantastis Rp569,4 miliar
Anggota Komisi C DPRD Jatim dari Fraksi PKB Multazamudz Dzikri menanggapi dorongan Jaringan Kawal Jawa Timur (Jaka Jatim) ikhwal pembentukan Pansus Bank Jatim tidak sekadar omon-omon saja
Anggota Komisi B DPRD DKIini jamin dana nasabah Bank DKI aman ditengah persoalan yang ada
Ajakan kosongkan rekening Bank DKI di tengah polemik gangguan layanan perbankan direspon Ketua DPRD