Menjelang penyelenggaraan pemilu 2024, saya berharap media massa juga memiliki peran penting dan strategis dalam mengondisikan suasana yang menyejukkan iklim politik kita.
Ketidaknetralan aparat penegak hukum tidak hanya berdampak pada proses dan hasil pemilu semata, ketidaknetralan tersebut juga akan menjadi pemicu ketidakpercayaan masyarakat kepada lembaga penegak hukum.
Itu (kasus e-KTP), zaman sebelumnya Pak Jokowi. Tersangka pertama ditetapkan pada tanggal 22 April 2014 (a/n Sugiharto) jauh sebelum pak Jokowi dilantik.
China Memikat Ratusan Politisi Taiwan dengan Diskon Biaya Perjalanan sebelum Pemilu
Pasti kita siapkan semuanya bagaimana memenangkan Partai Demokrat di Papua Barat. Kegiatan ini juga untuk memastikan suara Demokrat tetap utuh sampai pada rekapitulasi terakhir.
Tolak politik dinasti dan pelanggar HAM. Begitu banyak ketimpangan yang terjadi di masyarakat. Kita punya keresahan yang sama. Negara kita tidak lagi berpihak pada masyarakat. Tidak berpihak kepada petani dan nelayan.
KPU harus melakukan audit keamanan IT secara menyeluruh, memperkuat perlindungan data-data pemilih agar tidak disalahgunakan saat pemilihan suara nanti.
Hadiri Sertijab KASAD, Ketua MPR Kembali Ingatkan Netralitas TNI dalam Pemilu
Pemilu 2024 pasti tidak akan netral. Hal ini disebabkan adanya kepentingan politik Jokowi yang notebene sebagai kepala pemerintahan.
Di era kemajuan teknologi, serangan siber harus bisa diantisipasi. Harus ada jaminan keamanan data pemilih pemilu agar pesta demokrasi kita bisa berjalan lancar, aman dan damai. Keamanan data pribadi pemilih juga mutlak untuk dilindungi.