Indonesia kembali menambah satu medali emas lewat cabang olahraga (cabor) tenis di nomor ganda campuran, Sabtu (25/08), yang membuat tim Garuda kini mengoleksi 10 medali emas.
Sebelumnya, medali emas di cabor tenis diraih grup putri di Asian Games yang berlangsung di Busan, Korea Selatan pada 2002 silam.
Medali emas diraih India dengan keberhasilan finis dalam waktu 6 menit 17,13 detik. Sedangkan medali perunggu direbut Thailand dengan keberhasilan finis dalam waktu 6 menit 22,41 detik.
Raihan emas China paling banyak disumbang melalui cabang olahraga (cabor) renang, yang saat ini telah mempersembahkan 14 emas. Disusul cabor Wushu yang meraih 10 emas untuk negeri Panda tersebut.
Indonesia kembali menambah medali emas di cabang olahraga (cabor) paralayang pada nomor ketepatan mendarat perseorangan putra melalui Jafro Megawanto di Gunung Mas
China masih memuncaki tangga klasemen sementara Asian Games dengan mengumpulkan 38 emas, disusul kontingen Jepang, Korea Selatan dan Iran.
Indonesia saat ini menempati posisi kelima klasemen sementara dengan raihan enam emas, empat perak dan tujuh perunggu.
Tim Paralayang putra Indonesia kembali menambah pundi-pundi medali emas di Asian Games 2018, Rabu (22/08) usai menjadi jawara di nomor men`s team accuracy.
China masih memimpin dengan perolehan medali emas sebanyak 30, perak sebanyak 18, dan perunggu sebanyak 12. Total medali yang telah didapat China adalah 60 medali.
Setelah meraih lima medali emas di beberapa cabang olahraga, tim Merah Putih masih memiliki peluang untuk terus menambah pundi-pundi medali emas di beberapa cabor.