OTT tersebut kental muatan politisnya bahkan dirinya merasa oknum KPK dalam menangani kasus tersebut ditunggangi kepentingan tertentu.
Ultimatum itu ditegaskan lantaran tim Satgas KPK tak berhasil mencokok Ketua DPC PDIP Tulungagung dan Ketua DPC PDIP Blitar itu dalam Oprasi Tangkap Tangan (OTT).
Diduga suap itu terkait proyek-proyek pembangunan infrastruktur peningkatan jalan pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Tulungagung.
Selain mengamankan sejumlah pihak dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di dua daerah di Jawa Timur.
Dalam OTT ini, tim juga mengamankan sejumlah uang yang diduga suap.
Dalam OTT ini, tim mengamankan enam orang. Empat orang termasuk Tasdi diamankan di Purbalingga.
Selain kepala daerah, dalam OTT ini, KPK juga membekuk pejabat daerah dan pihak swasta. "Ada kepala daerah, pejabat daerah dan swasta," ungkap Febri.
Nasib apes menimpa Agus, padahal ia baru saja dilantik jadi bupati pada 2017. Ini juga akan merepotkan ayahnya, Sjafei Kahar yang sedang berlaga dalam Pilkada Sultra.
Agus diketahui merupakan putra dari mantan Bupati Buton dua periode, Sjafei Kahar. Kahar saat ini sedang berlaga dalam Pilkada Sulawesi Tenggara (Sultra).
Selain Bupati, tim mengamankan 9 orang lainnya antara lain kontraktor, PNS, konsultan, dari salah satu lembaga survei.