Zarif mengatakan, tiga pihak Eropa dalam perjanjian nuklir, yang secara resmi dikenal sebagai Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA), sudash gagal memenuhi kewajiban mereka di bawah pakta dan bahkan melanggarnya dalam beberapa kasus.
Republik Islam siap untuk kembali semua komitmennya di bawah JCPOA jika pihak lain memenuhi kewajiban mereka. Jika tidak, Iran akan mengurangi komitmennya.
Departemen Luar Negeri AS dikabarkan mengatakan bahwa Washington sudah menerima undangan dari Swedia untuk melanjutkan dialog dengan perwakilan Pyongyang di sana dalam dua minggu ke depan.
Sebelumnya bank swasta terbesar Iran itu disebut menerima ganti rugi lebih dari satu miliar dolar dari Departemen Keuangan Inggris setelah pihak Inggris sepakat penyelesaian kasus yang melibatkan bank tersebut pada 2009.
Menteri Luar Negeri Swedia, Ann Linde pada hari Sabtu mengkonfirmasi para perunding dari AS dan Korea Utara bertemu di negara itu untuk membahas solusi damai tersebut.
Rouhani mengatakan akan melakukan negosiasi dengan AS setelah terlebih dahulu kembali pada kesepakatan nuklir Iran dan mencabut sanksi yang telah diberlakukan sejak penarikan.
Kim Jong Un tidak hadir saat uji coba berlangsung pada Rabu (2/10), tetapi mengirim ucapan selamat kepada para ilmuwan pertahanan yang terlibat dalam peluncuran tersebut.
Hubungan AS-Iran memanas sejak Mei 2018, saat Trump secara sepihak keluar dari kesepakatan nuklir multilateral dengan Iran, yang secara resmi dikenal sebagai Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA), dan memberlakukan sanksi terberat yang pernah ada untuk menekan Iran.
Perdana Menteri Pakistan mendesak komunitas internasional untuk campur tangan di Kashmir yang dikuasai India dan mencegah perang antara tetangga nuklir India dan Pakistan.
Dehqani mengatakan tren bencana dan kebijakan AS yang tidak bertanggung jawab harus dihentikan.