Negeri Tirai Bambu tersebut juga keluar sebagai juara umum cabang olahraga atletik Asian Games ke-18 yang berakhir Kamis malam di Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta.
Dengan bersatu, olahraga kita akan semakin kuat, solid dan mampu memberikan grafik yang meroket.
Cabang pencak silat menyumbang emas terbanyak dengan raihan 14 emas dan 1 perunggu. Sementara di posisi kedua ditorehkan cabor panjat tebing dengan 3 emas.
Indonesia pun kian kokoh di empat besar klasemen sementara dengan Raihan medali emas sebanyak 30 buah.
Memasuki hari ke-13 masih banyak cabor yang akan dilombakan, beberapa di antaranya Indonesia berpeluang besar meraih medali emas, salah satunya di cabang Atletik dan Judo.
Haornas adalah sebuah momentum awal berkembangnya olahraga di Indonesia dengan peristiwa PON.
Atlet Indonesia akan menghadapi atlet-atlet unggulan dari Negara yang sudah memiliki tradisi kuat di cabor olahraga olimpik ini.
Pipiet menaklukkan wakil Vietnam Nguyen Thi Cam Nhi dengan skor 5-0 pada laga final yang berlangsung di Padepokan Pencak Silat TMII, Jakarta, Rabu (29/8).
Tim Merah Putih juga masih berpeluang meraih tiga medali emas lainnya pada hari ini melalui nomor tarung. Di kelas D putri (60-65kg), Indonesia menempatkan pesilat Pipiet Kamelia yang menghadapi pesilat Vietnam, Nguyen Thi Cam Nhi.