Apitan diselenggarakan setiap bulan Zulkaidah, dalam kalender Islam atau Hijriah, yang dalam penanggalan Jawa dikenal sebagai bulan Apit atau Hapit. Nama ini merujuk pada posisi bulan yang berada “terjepit” di antara dua hari raya besar, yakni Idul Fitri dan Idul Adha.
Dalam kalender Jawa, Zulkaidah disebut sebagai Dulkangidah, namun masyarakat lebih akrab menyebutnya dengan nama bulan Apit atau Hapit. Mengapa demikian? Jawabannya terletak pada perpaduan antara kalender Islam dan budaya lokal yang kaya akan simbol dan makna
Dzulqa’dah atau dalam bahasa Indonesia disebut Zulkaidah merupakan bulan ke-11 dalam kalender Hijriyah, terletak di antara bulan Syawal dan Dzulhijjah. Bulan ini juga terletak antara dua hari raya umat Islam, Idulfitri dan Iduladha.
Bulan Dzulqa`dah merupakan salah satu bulan mulia dan sakral dalam Islam yang memiliki beberapa keutamaan di dalamnya. Terdapat beberapa amalan yang dianjurkan bagi umat Islam di bulan kesebelas dalam kalender Hijriah ini.
Selain TNI, umat Islam merupakan kekuatan nasional yang menjadi modal penting bagi bangsa Indonesia untuk merawat kesatuan dan persatuan.
Musibah kebakaran bisa datang tanpa diduga, membawa dampak besar bagi keselamatan, harta benda, dan ketenangan jiwa, dan tak jarang merenggut nyawa. Dalam kondisi genting seperti ini, Islam tidak hanya mengajarkan langkah-langkah lahiriah, tetapi juga perlindungan batiniah
Aktivis HMI Zhafir Galang Arissaputra menilai blending BBM merupakan proses legal yang diatur oleh undang-undang
Bulan Sawal, dalam sistem penanggalan Jawa, atau Syawal dalam kalender Hijriah, bukan sekadar nama dalam kalender. Ia merekam sejarah panjang asimilasi budaya—Islam, Hindu-Buddha, Jawa kuno, hingga pengaruh barat—dalam satu sistem penanggalan yang khas dan sarat makna
Bulan Syawal, bulan kesepuluh dalam kalender Hijriah, tidak hanya dikenal sebagai waktu umat Islam merayakan Idulfitri dan melakukan silaturahmi atau halal bi halal di masyakat Islam di Indonesia.
Kementerian Agama (Kemenag) meminta masyarakat mewaspadai tindak penipuan dalam pelaksanaan Pendidikan Profesi Guru (PPG) Pendidikan Agama Islam (PAI), yang digelar tahun ini.