Warga Palestina dalam beberapa hari terakhir telah melakukan aksi solidaritas dengan penduduk lingkungan Sheikh Jarrah di Yerusalem Timur dimana polisi Israel menembakkan gas air mata dan peluru karet ke pengunjuk rasa.
Tindakan brutal kepolisian Israel yang dilaporkan menyerang umat Islam di dalam Masjid Al Aqsa di Kota Tua Yerusalem Timur pada Sabtu (8/5) malam menuai protes keras dari berbagai pihak.
Kementerian Luar Negeri Rusia mengutuk agresi militer Israel terhadap warga sipil Palestina di kompleks masjid Al-Aqsa Yerusalem.
organisasi itu mengatakan terkejut dengan kebrutalan dan kekerasan yang dilakukan oleh negara Israel terhadap penduduk Palestina di Yerusalem.
Kementerian Luar Negeri Saudi mengutuk tindakan sepihak Israel karena merusak peluang untuk melanjutkan pembicaraan damai.
Liga Arab mengutuk penggusuran paksa penduduk lingkungan Sheikh Jarrah di Yerusalem Timur. Mereka menyebutnya sebagai kejahatan yang tak bisa ditolerir.
Dia merujuk situasi saat ini di Yerusalem , mencatat bahwa itu di ambang kehancuran dan dapat dengan cepat meningkat.
Mesir mengutuk serangan dan tindakan provokatif oleh pemukim Israel terhadap warga Palestina di Yerusalem Timur yang diduduki sejak awal bulan suci Ramadan.
Masjid Al-Aqsa adalah situs suci Islam yang "murni" dan bahwa departemen wakaf Yerusalem adalah "satu-satunya otoritas" yang bertugas mengawasi semua urusannya.
selama 2020, Israel telah menghancurkan 268 rumah dan 928 toko, fasilitas pertanian, barak, dan lainnya di wilayah Tepi barat dan Yerusalem