Ekologi menjadi Panglima pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan.
Saya di sini dalam memenuhi undangan dari Sekjen KKP RI Antan Novambar dan seklaigus mewakili Pimpinan Komite II DPD RI. Program-program seperti ini adalah perwujudan sinergitas Komite II DPD RI dibawah kepemimpinan Ketua Komite II Yorrys Raweyai dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan RI.
Menteri Trenggono memaparkan, selain optimalisasi pemanfaatan teknologi, juga perlu penguatan kerja sama dengan negara lain untuk memperluas jangkauan pasar produk perikanan Indonesia.
mendukung program penangkapan terukur
Puan didampingi oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak I Gusti Ayu Bintang Darmawati, dan Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, dan jajaran DPR RI.
Perempuan pertama yang menjabat Ketua DPR ini pun meminta pemerintah memberi akses BBM murah kepada nelayan. Permintaan ini disampaikan langsung kepada Menteri Trenggono yang hadir.
Indonesia baru mengisi 3,5 persen atau senilai USD 5,2 miliar dari kebutuhan pasar dunia terhadap produk-produk perikanan.
Kami juga akan membangun tambak modern yang akan menerapkan sistem manajemen terintegrasi untuk menjaga kualitas air, benih, dan pakan.
Kebijakan perikanan berbasis kuota dibangun berdasarkan pertimbangan ekologi dan ekonomi.