Penelitian, yang melibatkan lebih dari 450 orang dewasa yang menerima suntikan awal dari Pfizer, Moderna, atau Johnson & Johnson, menunjukkan bahwa mencampur dan mencocokkan suntikan booster dari berbagai jenis aman pada orang dewasa.
Covaxin dari Bharat Biotech, yang menggunakan COVID-19 yang tidak aktif dengan penguat kekebalan, adalah di antara tiga suntikan yang digunakan di India sebagai bagian dari upaya vaksinasi untuk orang dewasa.
Panel tersebut juga merekomendasikan agar orang yang berusia di atas 60 tahun menerima dosis tambahan dari suntikan yang dibuat pembuat vaksin China Sinopharm dan Sinovac sekitar satu hingga tiga bulan setelah melakukan vaksin kedua.
Jepang memulai upaya inokulasinya pada bulan Februari dengan menggunakan suntikan dosis impor yang dikembangkan oleh Pfizer dan BioNTech SE.
Pihak berwenang sebelumnya mengatakan suntikan booster tidak wajib tetapi sangat dianjurkan bagi mereka yang berada dalam kelompok rentan dan berisiko tinggi.
Anggota Komisi IX DPR RI Rahmad Handoyo mengapresiasi keberhasilan pemerintah dalam melakukan vaksinasi Covid-19 yang sempat menembus 2 juta suntikan sehari pada 29 September 2021.
Orang yang lahir pada 1991 atau lebih baru yang telah menerima suntikan Moderna pertama, sekitar 81.000 orang, tidak akan mendapatkan suntikan Moderna kedua.
Morrison mengatakan Australia diperkirakan akan mencapai tolok ukur vaksinasi pada Selasa (5/10). Diperkirakan 80 persen populasi berusia 16 tahun ke atas sudah mendapat suntikan kedua.
Dalam data yang diterbitkan Kamis malam, Kementerian Kesehatan melaporkan sembilan kasus miokarditis dalam empat kelompok usia yang terdiri lebih dari 1,5 juta orang yang telah menerima suntikan booster.
Pihak berwenang Jepang pada Agustus menangguhkan penggunaan tiga batch suntikan Moderna yang mengandung 1,63 juta dosis setelah diberitahu tentang kontaminasi.