Filipina termasuk yang cukup aktif menyuarakan perlunya Parlemen ASEAN atau Parlemen dari negara-negara ASEAN. Saya kira ide ini adalah ide yang menarik yang perlu dipikirkan karena bukan seperti Parlemen Eropa.
Usulan itu bisa dalam bentuk task force agar bisa dibentuk dan bekerja secara khusus untuk mendampingi, bahkan hadir dan membantu mediasi junta militer dengan pihak secara khusus CRPH atau parlemen (Myanmar).
Transformasi itu harus menyentuh kepada sisi-sisi masyarakat yang termarjinalisasi dan juga masyarakat yang juga sebelumnya mungkin unbankable atau belum memiliki akses terhadap finansial.
Negara Eropa seperti Spanyol, Irlandia, dan Norwegia, secara resmi mengakui negara Palestina. Kini tercatat total 146 dari 193 negara anggota PBB telah mengakui negara Palestina.
Ketua BKSAP DPR, Fadli Zon menegaskan pentingnya peran parlemen dalam memajukan demokrasi lingkungan (environmental democracy) dan mengatasi korupsi hijau.
Dalam pencarian kita soal solusi air dan sanitasi yang berkelanjutan, saya tertarik untuk mengeksplorasi lebih jauh tentang model-model inovatif dan terukur yang telah berhasil secara internasional, khususnya dalam kemitraan publik-swasta.
Nah tentu kita harus merawat menata air bagaimana kita juga jangan sampai air ini menimbulkan konflik. Karena banyak negara sudah mulai ada konflik terhadap air di Sungai Nil, jadi Afrika ini sudah menjadi konflik.
Sebenarnya, kalau dari sisi forum, itu cukup banyak parallel session. Jadi akan ada yang kelompok pemerintah, ada yang kelompok parlemen, ada yang kelompok civil society. Pendekatannya nanti multistakeholder.
Oleh karena itu, saya berharap melalui pertemuan ini, kita dapat meningkatkan kemitraan bilateral kita, khususnya melalui Grup Kerja Sama Bilateral kita.
Kami berharap Parlemen Rumania segera mengunjungi Parlemen kami di Jakarta sebagai kunjungan timbal balik antara dua institusi. Saya berharap kerja sama antara Parlemen Indonesia.