Segala macam persoalan kebangsaan sesungguhnya bisa diselesaikan apabila kita secara konsisten dan adanya soliditas melaksanakan Empat Pilar (Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika).
Sebanyak 100 dosen perguruan tinggi negeri dan swasta se-Surakarta mulai mengikuti pelatihan untuk pelatih (training of trainers/ToT) Empat Pilar MPR
Kecintaan pemuda terhadap ideologi Pancasila saat ini semakin meningkat. Hal itu dikarenakan sosialisasi empat pilar MPR ke sejumlah daerah.
Hidayat Nur Wahid, mengatakan Sosialisasi Empat Pilar adalah bagian dari kontribusi untuk menyelamatkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, dan Bhineka Tunggal Ika.
Irgan mengharapkan melalui Empat Pilar MPR RI (Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika) masyarakat Indonesia yang beragam terdiri dari berbagai suku, agama dan budaya ini sebagai bangsa yang besar.
Acara sosialisasi Empat Pilar yang dikemas dalam bentuk seni budaya ini, kata Siti Fauziah lebih lanjut, juga bertujuan untuk melestarikan seni budaya daerah sebagai salah identitas Indonesia.
Kongres Amerika Serikat (AS) salah satu contoh bagi parlemen Indonesia. Sebab, parlemen merupakan sebagai pilar utama demokrasi di setiap negara.
Tingkat pengetahuan generasi muda saat ini terhadap Empat Pilar MPR sangat baik.
Acara sosialisasi Empat Pilar yang dikemas dalam bentuk seni budaya ini, kata Siti Fauziah lebih lanjut, juga bertujuan untuk melestarikan seni budaya daerah sebagai salah identitas Indonesia
Pernyataan itu disampaikan Guru Besar Universitas Indonesia Prof. Hamdi Muluk, saat menjadi pembicara pada diskusi pilar negara, kerjasama MPR dengan wartawan parlemen.