Korea Selatan mengkonfirmasi 123 orang yang terinfeksi virus tersebut, sehingga jumlah total yang terinfeksi di Negeri Gingseng itu sudah tembus 556, lima di antaranya meninggal.
Sebanyak 15 kasus baru teridentifikasi dalam 24 jam terakhir, tiga di antaranya kehilangan nyawa.
Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) mengatakan, rezim Iran mengecilkan bahaya virus corona dan memberi warganya informasi yang salah.
Kementerian Luar Negeri Israel menyerukan pertemuan darurat untuk menilai dampak peziarah dan jika perlu, untuk mengambil langkah-langkah untuk menjelaskan situasi ini kepada orang lain di seluruh dunia.
Trump sudah diyakinkan Sabtu lalu bahwa pasien dengan gejala di atas kapal mewah Diamond Princess akan tinggal di Jepang,
Delapan dari 10 orang yang tertular virus itu antara Jumat dan Sabtu berada di pusat kota Qom, pusat penyebaran pertama kali wabah di Iran di mana sekolah dan pertemuan sudah ditangguhkan.
Kedua lelaki tua itu meninggal di rumah sakit di Qom setelah positif terkena virus corona pada sebelumnya.
Jumlah kasus baru naik hampir 5% dari hari sebelumnya, tetapi jumlah kematian turun dari 139.
Komisi Kesehatan Nasional China, melaporkan kasus baru virus tersebut turun dari angka sebelumnya 2.641 menjadi 2.009. Begitu juga angka kematian, dari sebelumnya 143 menjadi 142.
Bantuan tersebut berupa 115.200 hand sanitizer, 2000 buah masker antis dan 1000 karton Adem Sari.