Barang bukti berupa dokumen dan barang elektronik itu diamankan usai menggeledah dua lokasi di wilayah Kabupaten Bandung Barat.
Salah satu lokasi yang digeledah ialah Kantor Dinas Badan Perencanaan dan Penelitian Pengembangan Pembangunan (Bapelitbang) Kabupaten Bandung Barat
PT Adhi Mukti Persada perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan hasil tembakau.
Dia akan diperiksa penyidik KPK di Kantor Kepolisian Tanjung Pinang.
KPK juga menelisik dugaan penerimaan sejumlah uang karena pemberian kuota tersebut kepada pihak-pihak yang terkait.
Pemeriksaan kelima saksi akan dilakukan tim penyidik KPK di Polres Tanjung Pinang.
Sedangkan Aa Umbara dan anaknya mangkir atau tidak menghadiri panggilan sebagai tersangka KPK dengan dalil sakit.
Anak Bupati Bandung Barat, Andri Wibawa juga di duga menerima keuntungan sejumlah sekitar Rp2,7 Miliar.
Selain Aa Umbara, KPK juga menetapkan anak Aa Umbara, Andri Wibawa dari pihak swasta sebagai tersangka.
Hal itu konfirmasi saat memeriksan Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Bintan (BP Bintan) Mohd Saleh H Umar.