Partai pendukung dan sejumlah relawan Presiden Jokowi bersorak sorai dengan gembira ketika mendengar Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menyatakan siap untuk maju sebagai Capres pada Pilpres 2019.
Muhaimin Iskandar mengajak kaum muda memanfaatkan Posko JOIN (Jokowi-Muhaimin), sebagai wadah beradu gagasan
Setiap kritik yang dilayangkan masyarakat kepada pemerintah dinilai sebagai penyelamat bagi sistem demokrasi. Sebab, pemerintah bisa tumbang jika tidak diawasi oleh DPR sebagai wakil rakyat.
Partai Gerindra menepis pernyataan Ketua Umum PPP Romahurmuziy (Romy) terkait kesediaan Prabowo Subianto menjadi Cawapres mendampingi Presiden Jokowi pada Pilpres 2019.
Politikus PDI Perjuangan (PDIP) mengapresiasi keunggulan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) sebagai calon wakil presiden (Cawapres) pada Pilpres 2019.
Berdasarkan hasil survei yang dirilis Median, pasangan Jokowi-Muhaimin Iskandar (Cak Imin) sebagai kandidat Capres dan Cawapres terkuat untuk menghadapi Pilpres 2019.
Eropa membujuk Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump untuk tidak menarik diri dari kesepakatan nuklir Iran, tetapi tidak memberikan sanksi baru terhadap Teheran.
Mayoritas masyarakat menginginkan agar Presiden Jokowi diganti pada Pilpres 2019 mendatang. Hal itu sebagai warning atau peringatan bagi Jokowi dalam menghadapi Pilpres nanti.
Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) menyoroti program tol laut yang belum berjalan sesuai harapan. Sebab, program unggulan pemerintahan Presiden Jokowi dalam rangka mengatasi konektivitas itu masih kurang optimal.
Patokan AS, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Mei, turun 1,17 dolar AS menjadi menetap di 66,22 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.