Jumlah tersebut meningkat berbanding kuota 30.200 jemaah pada tahun sebelumnya
Mengulik solidaritas kemanusiaan
Washington juga telah menetapkan Myanmar untuk pembatasan kontrol ekspor penggunaan akhir militer, yang mengharuskan pemasok AS untuk mencari lisensi AS yang sulit diperoleh untuk mengirimkan barang-barang tertentu.
Dalam laporan terbaru, Pelapor Khusus PBB untuk situasi hak asasi di Myanmar, Thomas Andrews menyerukan kepada komunitas internasional untuk bertindak segera dan tegas untuk mendukung mereka yang menuntut kembalinya demokrasi di negara itu.
Sedikitnya 54 orang telah tewas dan lebih dari 1.700 ditahan sejak kudeta Myanmar 1 Februari.
Satu video dari akhir Februari yang ditinjau oleh Reuters menunjukkan seorang pria berseragam tentara mengarahkan senapan serbu ke kamera dan berbicara kepada pengunjuk rasa.
Saksi mengata mengatakan, polisi dan tentara melepaskan tembakan dengan peluru tajam dengan sedikit peringatan
Korban memberitahu bahwa dia telah menemukan seorang pria yang memperhatikan gerakannya dan mengambil foto dirinya.
Otoritas kesehatan juga mengevaluasi vaksin COVID-19 yang diproduksi oleh Gamaleya Research Institute Rusia, dan fasilitas pembotolan lokal untuk vaksin Sinovac.
Tidak mungkin tindakan mereka dilakukan dalam kurun waktu beberapa hari, malah korban mungkin menderita berbulan-bulan.