Menurut Agung, gangguan terhadap aplikasi ini hanya terjadi di kota besar di wilayah Jabodetabek.
Saat ini, baik Uber maupun Careem, seluruh pengemudi yang dipekerjakan oleh kedua aplikasi daring itu hanyalah lelaki.
Beberapa aplikasi mengklaim bahwa pelanggan dapat mengobrol dengan gadis seksi secara online.
Aplikasi tersebut dipublikasikan dalam sebuah kompetisi `Hackathon` berdurasi 36 jam.
Perubahan itu terjadi karena Facebook juga mempertanyakan pengaruh media sosial terhadap kehidupan masyarakat.
Dikatakan Azas, komunitas transportasi berbasis aplikasi itu meminta pemerintah menerbitkan aturan bagi keberadaan ojek online di Indonesia.
Sekretariat Jenderal DPR RI bekerjasama dengan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika mengadakan Sosialisasi dan Launching Aplikasi Kartu Tanda Pengenal (AKTAL) sebagai pelaksanaan tugas akhir Diklat Pim IV Angkatan V.
Maraknya peredaran konten negatif melalui aplikasi chatting dan media sosial dalam beberapa pekan terakhir menjadi sorotan dari sejumlah pihak.