Kunci utama pemulihan dan ketahanan ekonomi Indonesia terletak pada keberhasilan pemerintah dalam mengendalikan kasus Covid-19.
Pandemi Covid-19 memberikan banyak dampak dalam perubahan gaya hidup masyarakat. Tidak hanya industri yang semakin mengalami disrupsi sebagai dampak penggunaan media digital yang semakin masif.
Hasil laporan itu jauh di atas laba bersih pada kuartal yang sama di tahun 2020 yakni sebesar Rp1,5 Milyar.
Ketegasan Menteri BUMN Erick Thohir dalam memecat seluruh Direksi Kimia Farma Diagnostika (KFD) menjadi bukti ketegasan negara dalam memerangi pandemi Covid-19.
Pemerintah harus memastikan Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di luar negeri mendapat akses ke vaksin Covid-19.
Pada tahapan tiga ini pemerintah menyasar masyarakat rentan dari aspek geospasial, sosial, dan ekonomi sebanyak 63,9 juta orang.
Pemberian vaksin ini merupakan bagian dukungan TMMIN kepada pemerintah dalam upaya pemerataan vaksin COVID-19
Meskipun penghitungan resmi menunjukkan infeksi baru mereda, ada kekhawatiran, varian B1617 baru yang sangat menular, pertama kali ditemukan di India, tidak dapat dikendalikan dan banyak kasus, terutama di daerah pedesaan, tidak dilaporkan karena kurangnya pengujian.
WHO sendiri menyatakan bahwa vaksin Astrazeneca aman dan efektif untuk melindungi orang dari risiko COVID-19 yang sangat serius