Sebelumnya pada Sabtu, media lokal melaporkan bahwa dalam serangan 10 menit, pria bersenjata yang mengenakan seragam militer menembaki pasukan Iran dalam parade militer.
Insiden tersebut setidaknya menewaskan delapan tentara, dan melukai 20 warga sipil.
Washington akan mengambil tindakan langsung terhadap Teheran, meskipun Negeri Para Mullah itu menggunakan kekuatan proxy.
Perwakilan Tetap AS untuk PBB mengatakan Israel bukan negara penyebab konflik dan ketidakstabilan di Timur Tengah, tapi Iran.
Acara yang memperingati kematian cucu Nabi Muhammad Saw, Husein bin Ali bin Abi Thalib itu berlangsung aman dengan pengawalan ketat dari aparat kepolisian.
India juga telah menawarkan untuk memotong pembelian minyak dari Iran secara signifikan untuk mengamankan pembebasan dari AS untuk melanjutkan impornya.
Iran tidak keberatan dengan (terorisme) di benua mana pun.
Pekan lalu, Badan Energi Internasional (IEA) memperingatkan jika produsen lain tidak dapat menutupi kekurangan produksi minyak Iran-Venezuela, harga minyak akan naik menjadi lebih dari USD80 per barel.
Dua serangan teroris di kedutaan Iran menewaskan dua puluh tiga orang pada 19 November 2013. Atase kebudayaan Iran di Libanon Ebrahim Ansari juga menjadi martir.
Menteri Pertahanan Rusia, Sergey Shoygu mengklaim Israel bertanggung jawab, yang kemudian dibantah Israel. Militer Israel menyalahkan Hizbullah dan Iran atas insiden itu.