Israel Aerospace Industries (IAI) mengatakan, "uji coba kompleks diadakan di laut terbuka" dan melibatkan dua Sistem Senjata Artileri Jangka Panjang (LORA).
Sistem elektro-optik, yang dilengkapi dengan kamera inframerah presisi tinggi serta perangkat pencitraan dengan resolusi tinggi, mampu mendeteksi orang tak terhitung jumlah dalam hitungan detik.
Transfer senjata itu termasuk rudal berpandu presisi yang diproduksi oleh Raytheon yang dipersalahkan atas korban sipil dalam perang udara Saudi-UEA di Yaman.
SPYDER adalah sistem rudal yang dirancang untuk melawan serangan pesawat terbang, helikopter, UAV, dan amunisi presisi berpemandu.
DF-16 adalah versi yang lebih maju dari rudal darat-ke-udara DF-11 dan mampu melakukan pemogokan secara presisi di Taiwan.
Sedangkan jet tempur Korea Selatan dan AS melakukan latihan penembakan presisi yang ditujukan untuk menyerang sasaran musuh yang tersembunyi di bawah tanah.