Menteri Arifin bertemu CEO Planet Labs, ini yang dibahas
Tahun ini Hari Bumi menggagas tema Berinvestasi pada Planet Kita (Invest In Our Planet) untuk mendorong lebih kuat lagi setiap upaya menuju bumi yang lebih hijau demi kesejahteraan umat manusia.
Wacana kehidupan umat manusia selanjutnya di luar planet Bumi kini kian mendekati kenyataan. Pasalnya, sekelompok astronom menemukan kandidat planet yang dinilai cocok.
Ilmuwan khawatir dengan jumlah lahan di Bumi yang kian menyusut tiap tahunnya. Fenomena ini berdampak pada penyelamatan planet dari perubahan iklim dan kemusnahan spesies.
30 hari setelah diluncurkan, teleskop James Webb akhirnya tiba di posisi final di ruang angkasa, lokasi di mana teleskop itu akan mengamati alam semesta.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) meluncurkan strategi musim gugur lalu untuk memvaksinasi 40 persen populasi planet ini pada akhir 2021 dan 70 persen pada pertengahan tahun ini.
Teleskop terbesar yang pernah ada, James Webb, akhirnya resmi diluncurkan pada Minggu (26/12) kemarin dari Guyana, Prancis. Penerbangan teleskop seharga US$10 miliar ini ke orbit berlangsung kurang dari setengah jam.
Batuan tersebut berasal dari gunung berapi, yang kemungkinan merupakan produk dari aliran lava purba. Setelah batuan ini dibawa pulang ke Bumi, diharapkan NASA dapat menentukan waktu batuan itu terbentuk.
Xi, yang memimpin penghasil emisi gas rumah kaca terbesar di planet yang bertanggung jawab atas perubahan iklim tidak bepergian ke luar China sejak awal pandemi COVID-19 dan belum bergabung dengan para pemimpin dunia untuk COP26.
Para astronom akhirnya menemukan tanda-tanda planet pertama yang pernah ditemukan di luar galaksi Bima Sakti.