RUU ini sangat dibutuhkan masyarakat yang secara ekonomi terdampak covid-19 dan berbagai bencana alam lainnya, karena dapat membantu kebutuhan pokok masyarakat, menguatkan solidaritas sosial.
Mensos telah memobilisasi seluruh sumber daya, baik SDM maupun bantuan logistik untuk mengatasi dampak bencana.
Bamsoet juga mengapresiasi langkah cepat BNPB, seiring dengan penanganan tanggap darurat bencana erupsi Gunung Semeru yang sedang berjalan, secara paralel juga akan mempersiapkan penanganan pasca bencana bagi warga yang terdampak.
Kami segera melakukan koordinasi dengan Kementerian Koordinator Perekonomian, Kementerian Keuangan, Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan untuk mengetahui pelaku UMKM yang menjadi debitur KUR yang terdampak bencana.
Dengan keberadaan perusahaan-perusahaan BUMN di daerah, kami memiliki sistem respons cepat jika terjadi bencana alam sehingga bala bantuan langsung dikoordinasikan untuk dikirim ke lokasi bencana.
Kehadiran Mensos untuk melihat dari dekat pemenuhan tugas penanganan bencana dari Kemensos melalui pilar-pilar sosial dan juga untuk memastikan bantuan logistik terkirim ke lokasi bencana.
Bantuan yang disalurkan untuk tahap pertama kepada warga terdampak berfokus pada kebutuhan pangan berupa beras, mie instan, air mineral, dan sarden kaleng.
Donasi ditujukan untuk membantu penanggulangan serta pemulihan bencana banjir bandang di Kalimantan Barat
Keprihatinan mendalam kami haturkan kepada warga Jawa Timur, khususnya Kabupaten Lumajang, yang tengah diterpa bencana gunung meletus. Kita berharap semoga tidak ada korban jiwa akibat meletusnya Gunung Semeru.
Daerah rawan longsor atau rawan bencana hendaknya dilakukan kawasan tangguh bencana atau diawali dengan Desa Tangguh Bencana atau Kampung Siaga Bencana.