Kehadiran militer AS di kawasan Timur Tengah adalah untuk melindungi Kepentingan AS.
Israel akan membuka kembali zona penangkapan ikan di lepas pantai Gaza hingga 10 mil laut
AS di bawah Presiden Trump sebagai negara penghasut perang terbesar dunia.
Iran akan memenangkan setiap pertempuran yang berusaha memerangi Teheran.
Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih menggambarkan langkah Negeri Para Mullah itu sebagai pemerasan nuklir.
Patrick Shanahan mengumumkan akan mengirim 1.000 pasukan militer ke Timur Tengah.
Kebijakan itu merupakan langkah terbaru Teheran untuk meningkatkan tekanan terhadap Eropa, yang mencoba menyelamatkan pakta nulir 2015.
Arab Saudi tidak memiliki pemahaman yang benar tentang variabel Timur Tengah.
Pada 2012, Kairo menangguhkan pengiriman gas alam ke Israel
Sekelompok pemukim Yahudi merusak 7 kendaraan serta mencoret-coret dinding beberapa rumah dan masjid di kota Ramallah, Tepi Barat