Pernyataan Ketua Fraksi Partai Demokrat (FPD) DPR Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) terkait penanganan Covid-19 menuai kritik berlebihan dari partai politik (parpol) koalisi pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin.
Industri asuransi jiwa sangat mendukung kebijakan PPKM Darurat yang diberlakukan untuk percepatan penanganan COVID-19.
PPKM mikro dan posko penanganan Covid-19 di desa melibatkan unsur yang terlibat di desa.
Kalangan dewan menyayangkan masih banyaknya komentar negatif terhadap pemerintah terkait penanganan Covid-19.
Dia menegaskan bahwa fokus BUMN adalah untuk membantu penanganan pandemi.
Ada sejumlah gedung, kata Ramadhan, yang telah disiapkan Kemenag untuk membantu penanganan pasien Covid-19.
Ketua Tim Pengawasan Penanganan Covid-19 DPR
Diantara poin laporan BPK terkait dengan pemeriksaan Program Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN).
Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) melaporkan rentetan masalah anggaran Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional bernilai triliunan. BPK menyimpulkan penggunaan anggaran negara oleh pemerintah tidak sesuai dengan yang direncanakan pada Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester (IHPS) II Tahun 2020.
Kalangan dewan meminta pemerintah memangkas rantai pasokan oksigen agar langsung dapat digunakan untuk penanganan pasien Covid-19. Permintaan tersebut menyusul adanya lonjakan kasus Covid-19, sehingga berdampak permintaan tinggi tabung oksigen.