Volume perdagangan antara Jerman dan Iran runtuh (kolaps) akibat sanksi Amerika Serikat.
Sekitar 200 pemrotes juga membakar bendera Israel sambil mengibarkan bendera Irak dan Palestina dalam sebuah demonstrasi di luar kedutaan besar Bahrain di ibukota Irak.
Teheran menuduh AS sebagai terorisme ekonomi dan melepaskan perang psikologis lewat sanksi administrasi Trump.
Gabbard kemudian memberikan dukungannya untuk rencana AS untuk menarik diri dari Afghanistan
Irak menegaskan tidak akan berada di salah satu pihak, dalam konflik Teluk antara Amerika Serikat (AS) dan Iran yang terus memanas.
IRGC mengatakan menggunakan sistem pertahanan udara Khordad 3 yang dikembangkan dalam negeri, pertama kali diluncurkan pada tahun 2014, untuk menembak jatuh drone AS yang canggih.
Kabulov mengatakan ada kemungkinan konfrontasi bersenjata antara Teheran dan Washington, tetapi konflik tersebut masih dapat diselesaikan melalui jalur diplomasi.
Konferensi Bahrain sudah gagal karena Palestina sebagai tujuan dari proyek pembangunan sama sekali tidak menghadiri acara yang dihelat selama dua hari (25-26 Juli) di Manama, Bahrain.
Pekan lalu Trump memerintahkan pembatalan serangan udara terhadap Iran sebagai pembalasan karena menembak jatuh pesawat tak berawak AS
Zuhair menegaskan bawah Palestina tidak akan pernah menerima "Kesepakatan Abad Ini" karena Washington telah mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.