Saya kira nyaris mustahil menjadikan Mas Ganjar sebagai cawapres karena beliau sudah ditetapkan menjadi capres. Belum pernah ada presedennya PDI Perjuangan, apalagi Ibu Megawati, untuk menarik keputusan apalagi menurunkan derajat penugasan.
Jadi sebetulnya sekali lagi, ini adalah penyesuaian sebagai konsekuensi dengan diterbitkannya Perpu dan sekarang sudah jadi Undang-Undang (UU) tentang Pemilu Nomor 7 Tahun 2023.
Saya barusan komunikasi dengan Sekjen kami, Bang Teuku Riefky (Sekjen partai Demokrat) bahwa Sekjen kami belum bisa hadir di acara malam ini, karena baru besok kami secara resmi akan mendeklarasikan mendukung Pak Prabowo menjadi calon presiden yang diusung Partai Demokrat.
Insya Allah Rabu sore jam 15.30 WIB akan diselenggarakan rapat konsultasi dengan DPR dan Pemerintah di DPR untuk membahas RPKPU pendaftaran peserta Pilpres.
Wakil Ketua Komisi II DPR RI Yanuar Prihatin menyatakan wacana dimajukannya jadwal penetapan daftar capres dan cawapres pada dasarnya masih masuk akal.
Bakal calon presiden Ganjar Pranowo menegaskan komitmennya bakal memperkuat Komisi Pemberantasan Korupsi jika terpilih menjadi presiden pada Pilpres 2024.
Sampai hari ini kami belum membentuk tim ya, jadi struktur belum terbentuk baru rapat-rapat, terus penyebutan nama Mbak Najwa dari ketokohan Mbak Najwa, tapi secara resmi belum membicarakan itu.
Banyak yang bertanya kepada saya apakah nama-nama yang sudah pernah disebut termasuk oleh Mbak Puan (Puan Maharani), oleh Pak Sekjen PDIP (Hasto Kristiyanto) itu sudah mengerucut hanya ke dua nama, Pak Sandi sama Pak Mahfud.