Para menteri ASEAN mengadakan pertemuan daring pada Jumat (15/10) untuk membahas tanggapan atas kegagalan militer yang berkuasa di Myanmar untuk mengikuti peta jalan yang dirancang mengakhiri krisis berdarah.
Keputusan yang diambil pada Pertemuan Darurat Menteri Luar Negeri ASEAN pada Jumat (15/10) secara efektif mengesampingkan pemimpin junta militer Myanmar, Min Aung Hlaing.
Pertemuan antara Sekjen PBB dan para menteri luar negeri dari 10 anggota Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN), termasuk Wunna Maung Lwin, menteri luar negeri yang ditunjuk oleh militer dijadwalkan berlangsung Jumat lalu.
Perdamaian dan pertemuan akhirnya dilakukan Baim Wong yang datang langsung ke rumah Kakek Suhud.
AS tetap berhubungan dengan Taliban sejak musuh lama merebut Kabul pada Agustus ketika pasukan AS ditarik keluar, tetapi pertemuan itu akan menjadi pertemuan pertama yang tatap muka.
Pertemuan tersebut, pada 20 Oktober hingga 21 Oktober, dijadwalkan seminggu setelah penasihat Administrasi Makanan dan Obat AS mempertimbangkan perlunya dosis booster kedua vaksin.
Para pejabat AS telah menyarankan bahwa pertemuan itu adalah tindak lanjut dari panggilan 9 September Presiden Joe Biden dengan Presiden China Xi Jinping, sebelum dua ekonomi teratas dunia itu tampaknya terkunci dalam jalan buntu.
Pada pertemuan yang digelar di Saung Sate Gaul, Cipatik, Bandung Barat itu, para tokoh budayawan tersebut menyatakan dukungannya kepada LaNyalla dalam memperjuangkan amandemen ke-5 Undang-Undang Dasar 1945.
Dalam pertemuan tersebut, Trenggono menegaskan bahwa Indonesia mampu memerangi praktik illegal, unreported, unregulated fishing (IUUF).