Sebelumnya, administrasi Trump akan memberi tahu para pemimpin Rusia minggu depan tentang rencana untuk keluar dari perjanjian penting, sebagian untuk memungkinkan Amerika Serikat melawan pembangunan senjata China di Pasifik.
Perjanjian tersebut menyulitkan AS mengembangkan senjata baru untuk memerangi upaya China yang berupaya mendominasi penguasaan senjata nuklir di Pasifik Barat.
Perjanjian ini di antaranya melarang memproduksi rudal nuklir dengan jarak tempuh 500 hingga 1.000 km. Hanya saja menurut Trump, Rusia masih melanggar ketentuan perjanjian.
Penasihat Keamanan Nasional Gedung Putih John Bolton mendorong Presiden Donald Trump untuk mundur dari perjanjian yang dirancang untuk mencegah perlombaan senjata nuklir antara Amerika Serikat dan Rusia.
Kedua pemimpin juga melakukan pertukaran tinta sekitar 20 perjanjian bilateral di berbagai bidang seperti pertahanan, energi nuklir, eksplorasi ruang angkasa dan perdagangan.
Pemerintah mencanangkan pemberian pensiunan bagi guru yang diangkat sebagai aparatur sipil negara (ASN) melalui skema pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK)
Perekrutan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tetap melalui proses seleksi, termasuk bagi honorer K2 yang berusia di atas 35 tahun.
Perdana Menteri Etiopia dan Presiden Eritrea juga tiba di Arab Saudi untuk upacara penandatanganan perjanjian damai bersejarah.
Jika Trump ingin mempelajari perihal `perjanjian nuklir yang membuat dunia lebih aman`, ia harus membeli buku barunya `Every Day Is Extra`.
Turki akan segera menerima sistem anti-rudal S-400 sesuai dengan perjanjian yang ditandatangani dengan Rusia.