Peringatan bernada ancaman ini dilontarkan selang satu hari setelah Gedung Putih melabeli Garda Revolusi Iran sebagai organisasi teroris.
Trump resmi memasukkan elit Iran Revolutionary Guard Corps (IRGC) ke dalam daftar organisasi teroris,
Tewasnya Hariadin, KBRI Manila menyampaikan ungkapan duka cita yang mendalam kepada keluarga almarhum.
Ini adalah upaya lebih keras Presiden AS, Donald Trump untuk menekan Iran.
Menteri Luar Negeri Iran, Javad Zarif mengatakan, tindakan seperti itu adalah "bencana AS yang lain"
Sekretaris Negara AS Mike Pompeo, seorang kritikus keras Iran, telah mengadvokasi perubahan kebijakan AS sebagai bagian dari sikap keras pemerintahan Trump terhadap Teheran.
Langkah ini akan menandai pertama kalinya Washington secara resmi menyebut militer negara lain sebagai kelompok teroris.
Wakil Presiden Turki, Fuad Oktay menaggapinya di Twitternya, "AS harus memilih apkah akan tetap bersekutu dengan Ankara atau bergabung dengan teroris di Suriah."
Menteri Keamanan memperingatkan soal individu yang menjadi ancaman signifikan di tengah ancaman ekstremisme sayap kanan
Muhammad Mussa.
Dakwaan belum diumumkan, namun, keluarga dari delapan pria mengatakan mereka didakwa atas tuduhan terorisme.