Pemerintah pemberontak Houthi di Yaman mengancam menenggelamkan kapal perang koalisi dan kapal tanker minyak Jordan
Anwar Gargash menyebut rudal buatan Iran yang dilepas dari Yaman ke ibukota Saudi awal bulan ini sebagai eskalasi berbahaya.
Keputusan ini menyusul desakan Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) yang menyebutkan jutaan rakyat Yaman terancam mati akibat kelaparan.
Blokade bantuan pangan yang dipimpin Arab Saudi ke Yaman akan menjadi bencana kelaparan terbesar dalam beberapa dekade ini.
Bantuan sulit masuk, media tidak memperoleh akses. Situasi itu, kata koordinator kemanusiaan PBB di Yaman, Jamie McGoldrick sangat mencekam.
Hampir 2.200 orang sejauh ini meninggal karena penyakit yang ditularkan melalui air, yang menyebar dengan cepat karena kondisi kebersihan dan sanitasi yang memburuk.
Presiden Rouhani mengkritik pejabat Saudi karena berusaha menimbulkan masalah bagi pihak lain, daripada mencoba memperbaiki masalah internal mereka sendiri.
Presiden Republik Islam Iran, Hassan Rouhani mengatakan serangan rudal Yaman yang menargetkan Riyadh adalah reaksi terhadap agresi Saudi.
Haley mengatakan, dengan mendistribusikan senjata ke Houthi, Garda Revolusi Iran Corp Iran melanggar dua resolusi PBB terkait Yaman dan Iran
Iran memasok rudal yang ditembakkan ke Makkah pada bulan Juli, dan terakhir di Riyadh Sabtu lalu. Keduanya diluncurkan dari Yaman.