Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim mengajak seluruh insan pendidikan, baik guru, orang tua, dan siswa untuk mengambil hikmah dan pembelajaran dari krisis virus corona baru (Covid-19).
Pemberitahuan ini disampaikan melalui surat yang ditandatangani Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 42518/MPK.A/TU/2020 tanggal 29 April 2020.
Menurut Faqih, Nadiem sebelumnya tidak pernah membahas penggunaan Dana BOS untuk biaya langganan bimbingan belajar (bimbel) daring dalam Rapat Kerja (Raker) DPR.
Nadiem Anwar Makarim mengatakan petunjuk teknik (juknis) mengenai penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk pembelian pulsa diserahkan kepada masing-masing sekolah.
Program ini merupakan tindak lanjut dari kebijakan pemerintah sebelumnya, untuk meniadakan kelas tatap muka akibat pandemi virus corona baru (Covid-19), dan menggantinya dengan kelas jarak jauh.
Hal itu disampaikan Mendikbud dalam peringatan Hari Film Nasional (HFN) yang dilakukan secara dalam jaringan (daring) di Jakarta pada Senin (30/3).
Menurut Ketua Komisi X DPR RI, Syaiful Huda, saat ini dana tersebut sangat dibutuhkan masyarakat, mengingat pandemi virus corona baru (Covid-19) di Tanah Air.
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim menjelaskan, sumber realokasi anggaran berasal dari efisiensi dan refocussing kegiatan dari setiap unit utama atau program di lingkungan Kemdikbud.
Nadiem Anwar Makarim menyebut momentum belajar dari rumah (study from home) menjadi kesempatan bagi para guru, untuk memaksa dirinya beradaptasi dengan sistem belajar daring.
Nadiem Anwar Makarim akan melakukan realokasi anggaran ujian nasional tahun ini, untuk penanganan pandemi virus corona baru (Covid-19).