Agen BRILink dan Teras BRI Kapal telah menjadi ujung tombak pertumbuhan dan pemerataan ekonomi di wilayah Indonesia.
Kebijakan ini bertujuan untuk distribusi pertumbuhan ekonomi di daerah pesisir menjadi lebih merata, peningkatan daya saing produk perikanan di pasar global, peningkatan PNBP perikanan dengan target Rp12 triliun.
Pemerintah Indonesia juga terus mewaspadai berbagai risiko global yang terjadi. Pandemi Covid-19 hingga saat ini masih terus menjadi fokus perhatian pemerintah.
Energi tidak lagi menjadi sumber pendapatan negara maupun pendapatan daerah, tetapi paradigma energi kini untuk pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, dan kesinambungan ekonomi di pusat dan daerah.
Mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS), SYL menyebutkan bahwa di masa awal pandemi pada kuartal II – 2020, sektor pertanian tumbuh 16,24 persen dan menjadi penyumbang tertinggi terhadap pertumbuhan ekonomi.
Menurut anggota Banggar DPR Mukhtarudin, strategi Airlangga menekan laju pertumbuhan Covid-19 di hulu maupun hilir terbukti membuahkan hasil yang sangat positif.
Ekspor makanan halal Indonesia juga mencapai 10,36 miliar dolar AS pada triwulan II tahun ini atau tumbuh sebesar 46 persen, ini pertumbuhan yang luar biasa.
Fraksi Partai NasDem juga mengharapkan komitmen Pemerintah untuk mendorong terciptanya nilai tambah ekonomi yang dapat menjadi sumber pertumbuhan ekonomi yang pada gilirannya dapat meningkatkan pendapatan masyarakat dan penerimaan perpajakan bagi Pemerintah.
Target pertumbuhan ekonomi tahun 2022 tersebut sangat realistis bahkan berpotensi melebihi target.
Pemerintah dan Badan Anggaran (Banggar) DPR akhir sepakati pertumbuhan ekonomi nasional di tahun 2022 menjadi 5,2 persen