Gubernur Bali, Wayan Koster mengimbau para pasangan pengantin baru dapat memprogram memiliki lebih dari dua orang anak, bahkan hingga empat orang anak.
Di hadapan anggota Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI), ratusan anak dhuafa, serta jamaah Masjid Istiqal, Jakarta, 28 Juni 2019
Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) membuka pertemuan Indonesia-China Cultures and Tourism Investment Summit, di Hotel Mulia, Badung, Jumat (28/6).
Pemerintah Provinsi Bali dibawah kepemimpinan Wayan Koster-Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) menindaklanjuti wacana untuk mengkampanyekan program KB Krama Bali dimana khusus untuk Krama Bali, dianjurkan untuk memiliki empat orang anak.
Gubernur Bali Wayan Koster melakukan penataan birokrasi di lingkungan Pemprov Bali yang menurut penilaiannya masih carut marut. Pasalnya masih banyak pegawai yang penempatannya tidak sesuai dengan latar belakang pendidikan dan keahlian.
Peningkatan kapasitas bagi para pelaku Koperasi dan UKM melalui pelatihan, penyuluhan dan bimbingan teknis dianggap sangat penting untuk meningkatkan kualitas SDM yang dimiliki agar lebih berkompeten dibidangnya.
Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny Putri Suastini Koster menegaskan bahwa perempuan adalah benteng pertahanan keluarga Di mana kedamaian dan kesejahteraan keluarga akan bisa diwujudkan, bila kaum perempuan cerdas dan tangguh.
Kompleksitas permasalahan sektor energi di Indonesia memerlukan suatu pengelolaan energi nasional yang komprehensif melalui Kebijakan Energi Nasional yang jelas dan terukur.
Meskipun 70% pendapatan Bali dari sektor Pariwisata, namun perlu juga mendapat dukungan dari teknologi yang mutakhir. Sebab, dukungan teknologi akan mempengaruhi sarana prasarana pariwisata hingga manca negara.
Pulau Bali kembali dipercaya sebagai tempat penyelenggaraan Bali Beyond Travel Fair (BBTF) yang ke 6. Acara ini merupakan pertemuan “B to B” antara pelaku pariwisata (bussiness) secara langsung.