Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dinilai telah gagal dalam mengidentifikasi isu korupsi di tanah air. Sebab, kasus tindak kejahatan korupsi justru malah tambah banyak.
Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Kemenag Arfi Hatim mengatakan, surat palsu berkop Kementerian Agama tersebut dipastikan hoaks. Sebab, dari struktur dan tata naskah, surat itu mengandung kerancuan.
Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah mengatakan, parlemen harus menjadi silicon vally dari kebebasan pers. Sebab, tidak ada dinamika institusi pers dari yanb ada di DPR.
Program kartu nikah yang digagas Kementerian Agama dinilai sebagai pemborosan keuangan negara. Sebab, kartu nikah dianggap tidak memiliki fungsi dan tidak efisien.
KPK membidik dugaan keterlibatan Dirut PLN Sofyan Basir dalam kasus suap PLTU Riau-1. Sebab, nama Sofyan kerap muncul dalam fakta persidangan.
Presiden Jokowi harus didesak untuk mengevaluasi kinerja Jaksa Agung Prasetyo. Sebab dari empat tahun kinerjanya, Prasetyo hanya mampu menyelamatkan uang negara hingga lebih Rp 2 triliun.
Pernyataan Presiden Jokowi terkait politik Genderuwo dan sontoloyo bak menepuk air terpercik ke muka sendiri. Sebab, masyarakat tidak punya kapasitas untuk menjadi Genderuwo atau sontoloyo.
Kekuatan yang dialami Yesa tak serta merta ada, sebab ia pernah mengalami fase terpuruk manakala vonis menghampiri.
Komisi I DPR mengecam pemerintah Arab Saudi terkait eksekusi mati Pekerja Migran Indonesia (PMI) Tuti Tursilawati. Sebab, eksekusi mati tersebut tanpa ada pemeritahuan kepada pemerintahan Indonesia.
Partai Gerindra mengaku tidak merasa dengan "politik sontoloyo" sebagaimana yang disampaikan Presiden Jokowi. Sebab, pernyataan Presiden Jokowi itu tidak jelas maksud dan tujuannya.