Penambangan pasir laut dalam skala besar bukan hanya dapat menghancurkan ekosistem laut, tapi juga berdampak langsung pada hasil tangkapan ikan dan kesejahteraan nelayan
Sudah 79 tahun Indonesia merdeka, akan tetapi pengakuan atas ruang hidup dan wilayah tangkap tradisional nelayan masih minim.
Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) menyatakan siap berkolaborasi dengan pemerintah dalam rangka meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran nelayan di tanah air. Untuk itu, HNSI memiliki empat program strategis.
Memang ada rencana atau permintaan penambahan dari Pemerintah dan Menteri Kelautan sekitar empat triliun lebih dan hampir semua anggota menyetujui ya dengan catatan penting agar penambahan itu tepat sasaran, infrastruktur, yang namanya perikanan harus nyampe ke bawah.
HNSI menyatakan siap berlari kencang dengan bergandengan tangan bersama pemerintah untuk kesejahteraan dan kemakmuran nelayan di seluruh Indonesia.
Kampung Nelayan Modern (Kalamo) Biak, Papua memantapkan rencana ekspor tuna langsung ke berbagai negara.
Anggota Komisi IV DPR RI Yohanis Fransiskus Lema, menyampaikan bahwa akan dibangun sebuah kampung nelayan modern di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menggandeng Forum Komunikasi Nelayan Rajungan Nusantara dan Startup Fishlog
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengangkat isu pemberian subsidi perikanan untuk nelayan kecil di forum WTO
Kunjungi Masyarakat Nelayan, Fadel Muhammad Harap Kesejahteraan Nelayan Lebih Diperhatikan