Akhir November 2017, Pyongyang menembakkan rudal balistik antarbenua Hwasong-15.
Washington Post menyebukan, Korea Utara tampaknya membangun satu atau dua misil balistik antarbenua cair baru di fasilitas penelitian besar di pinggiran Pyongyang, mengutip pejabat yang tidak dikenal itu.
Pemimpin yang berusia 65 tahun itu juga berbicara dengan penuh semangat tentang kendaraan hipersonik Avangard baru dan rudal balistik antarbenua Sarmat baru, yang akan mulai beroperasi dalam beberapa tahun mendatang.
Banyak analis berbondong-bondong mengamati rudal balistik antarbenua Pyongyang`s Hwasong-14 dan Hwasong-15, karena rudal sangat misterius.
Upaya diplomatik Tillerson itu baru muncul hampir dua minggu setelah Korea Utara mengatakan telah berhasil menguji rudal balistik antarbenua terobosan (ICBM)
Korea Utara sepertinya tidak akan meluncurkan rudal balistik antarbenua padat bahan bakar (ICBM) dalam waktu satu dekade
Pemerintah China sedang mengembangkan rudal balistik antarbenua berbasis laut (ICBM), Julang-3 (JL-3)
Meskipun ada kecaman internasional, Korut terus meningkatkan tes rudalnya untuk mengembangkan roket bersenjata nuklir antarbenua